Ternate, Maluku Utara- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sultan Babullah Ternate mencatat terjadi peningkatan curah hujan 400.11 persen tahun 2021.
Hal itu disampaikan Koordinator BMKG Maluku Utara Djoko Sumardiono, saat ditemui di kantor KSOP Ternate, Selasa (14/12/2021).
Dijelaskan, bedasarkan data BMKG Stasiun Sultan Babullah Ternate, bahwa pada tanggal 14 Desember tahun 2021 jumlah curah hujan 256,6 Mili meter. Jumlah curah hujan ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 yang jumlah curah hujan mencapai 52,2 mili meter.
“Jumlah curah hujan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun kondisinya sama yakni dalam Lanina,” kata Djoko.
Djoko menyebutkan, Lanina sudah mulai dirasakan di Maluku Utara sehingga dampak Lanina tersebut harus diwaspadai yakni seperti banjir bandang atau banjir larva dingin.
“Karena bertepatan dengan siklon tropis yang ada di Maluku Utara bagian Utara maka akan berdampak pada tinggi gelombang dan angin kencang. Bahkan menyebabkan banjir rob,” sambungnya.
Djoko menambahkan, di akhir tahun dan memasuki bulan baru sehingga akan terjadi air laut pasang dengan ketinggian 1 sampai 1,5 mili meter yang diperkirakan terjadi di Ternate, Morotai dan Tobelo. “Air pasangan terjadi dibandingkan tahun lalu tetapi tidak separah dengan tahun 2021,” terangnya. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!