Seperti RS, Pemkot Ternate juga Kerjasamakan Stadion Gelora Kie Raha dan PJU

Ternate, Maluku Utara- Pemerintah Kota Ternate akan merehabilitasi kembali Stadion Gelora Kie Raha serta melakukan perbaikan penerangan  jalan umum di dalam kota Ternate dan di tiga Kecamatan terluar, yakni Kecamatan Batang Dua, Pulau Hiri, dan Pulau Moti.

Untuk mengerjakan dua proyek tersebut, Pemkot Ternate kembali akan mempercayakan salah satu perusahan milik negara (BUMN) untuk melaksanakan pekerjaan tersebut setelah PT. Wika ditunjuk membangun RSUD Kota Ternate.

Perusahan milik negara yang akan menangani pembangunan Gelora Kie Raha dan penerangan jalan umum tersebut adalah PT. Brantas dengan sistim investasi seperti yang dilakukan PT. Wika dalam membangun RSUD Kota Ternate.

Sebagaimana disampaikan Kepala Bapelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly kepada Haliyora, Kamis (09/12/2021), bahwa PT. Barantas berencana membangun Gelora Kie Raha dan menangani Penerangan Jalan Umum (PJU) di dalam Kota Ternate maupun tiga Kecamatan terluar yakni Hiri, Moti dan Batang Dua.

BACA JUGA  Suryani Antarani Resmi Jabat Plt Sekda Morotai

Rizal mengatakan, PT. Brantas juga akan menata Gelora Kie Raha sekaligus mengelola manajemen Persiter secara professional, dengan catatan Persiter harum menjadi Perseroan Terbatas (PT).

“Mereka (PT. Brantas) sudah menyampaikan keinginan mereka kepada pak Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman. Mereka juga sudah bersedia menata kembali lapangan itu, juga meminta menejemen Persiter dikelola mereka dengan catatan Persiter harus menjadi Perusahan atau Perseroan Terbatas (PT) supaya dikelola secara professional,” terangnya.

Rizal menyebutkan, bahwa kerja sama Ini dilakukan karena APBD Kota Ternate terbatas. APBD yang ada hanya difokuskan oleh Pemkot Ternate untuk membiayai permasalahan mendasar yang lainnya seperti pendidikan, kesehatan, pertanian dan perikanan.

BACA JUGA  Dishub Ternate Akui PAD Bocor Akibat Maraknya Jukir Liar

“Jadi kalau ada kebutuhan lain yang membutuhkan investasi yang besar bisa dikerjasamakan dengan pihak yang bisa mengelolanya. Intinya kolaborasi Pemerintah Mota Ternate dengan pihak swasta maupun BUMN memang perlu dilakukan agar tidak membebani APBD Kota Ternate,” ungkap Rizal..

Sementara terkait nilai investasi yang akan dikucurkan PT. Brantas dam membangun Gelora Kie Raha serta menata lampu penerangan jalan umum, Rizal mengaku belum ditentukan. “Karena PT. Brantas belum melakukan hitung-hitungan. Mereka akan hitung setelah melakukan survey lapangan, baik di tiga kecamtan terluar maupun di dalam kota Ternate serta survei untuk pekerjaaan Gelora Kie Raha. Kemudian dihitung berapa yang akan dinvestasikan,” terangnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah