Diskominfo Halsel Bangun Infrastruktur Jaringan Dukung Program Smart City

Halsel, Maluku Utara- Kepala Dinas Komunikasi Statistik dan Persandian (Diskominfo) Halmahera Selatan Sutego, ST menyampaikan, pihaknya memprogramkan pembangunan infrastruktur jaringan di Kota Labuha untuk mendukung program Smart City.

Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan jaringan tersebut, kata Sutego, Diskominfo telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 30 miliar.

“Kita usulkan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk mendorong pembangunan jaringan di Kota Labuha  dalam mendukung program Smart City (kota pintar),” ujarnya kepada Haliyora, Kamis (11/11/2021)

Sutego menjelaskan, pembangunan infrastruktur jaringan itu rencananya mulai dilaksanakan pada tahun 2022 antara lain membangun tower dan menyediakan akses internet. “Rencananya mulai kita laksanakan pada tahun depan (2022),” terangnya.

BACA JUGA  Jelang Nataru, Barito di Taliabu Melonjak Naik

Lebih lanjut Sutego menjelaskan, action program smart city dimulai dengan infrastruktur jaringan  karena Kota Labuha sebagai ibukota Kabupaten Halsel menjadi wilayah sistem aplikasi, sedangkan  untuk desa dan kecamatan fokus pelayanan publik sehingga harus ada tower agar memudahkan masyarakat mengakses internet.

“Alhamdulillah, tahun 2021 ini ada bantuan dari kementrian Komunikasi RI berupa 82 tower yang sudah terpasang di 30 kecamatan. Insya Allah tahun depan (2022) akan ada tambahan pemasangan tower lagi. Sekarang tim sudah melakukan proses survey di 137 titik lokasi pemasangan tower yang tidak ada akses jaringan untuk mendukung pelayanan publik melalui akses informasi. Jadi mudah-mudahan pada tahun 2022 nanti 100 persen titik sudah terpasang tower,” terangnya.

BACA JUGA  Ini Pesan Gubernur Sherly ke Bupati Halut dan 9 Kada di Maluku Utara

Diisebutkan, program Diskominfo Halsel pada tahun 2022 adalah menyediakan akses internet dan membangun jaringan (tower), data base penduduk, pendataan infrastruktur desa dan arsitektur. ”Tujuannya adalah untuk mendukung program Smart City, makanya kita usulkan anggaran Rp 30 miliar itu,” jelasnya.

Ditambahkannya, sekarang ini sudah terpasang Wifi dan fiber optik di semua OPD menghubungkan antara kantor dan gedung untuk memperkuat telekomunikasi. (Asbar-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah