Ternate Maluku Utara-Pemerintah Kota Ternate menutup sementara mutasi pegawai dari luar daerah yang mau masuk ke Ternate, kecuali ada lelang terbuka untuk calon jabatan Tinggi Pratama atau eselon II.
Hal itu disampaikan kepala BKPSDM Kota Ternate Samin Marsaoly kepada Haliyora, Kamis (04 /11/2021).
Samin mengatakan kapasitas belanja ASN di lingkup Pemerintah Kota Ternate sudah penuh, sehingga apabila dilakukan penambahan maka melanggar ketentuan perundangan-undangan, karena melebihi kapasitas.
“Selain itu, sekarang ini Pemkot Ternate sedang melakukan penginputan data penerimaan PPPK. Sebab salah satu syarat dari Badan Kepegawaian Nagara (BKN) bahwa pemerintah daerah harus menghitung berapa jumlah belanja pegawai dengan rencana penerimaan formasi PPPK. Jadi sementara belum terima mutasi pegawai dari luar masuk,” terangnya.
Ditanya sampaikan kapan kebijakan menutup peluang masuknya pegawai daerah lain ke Ternate karena mutasi, menurut Samin, kemungkinan berlangsung lama, sebab terkait dengan kemampuan keuangan daerah. “Sementara kita lagi mau hemat anggaran, termasuk menghemat belanja pegawai,” jelas Samin.
Samin menjelaskan, terkait dengan belanja pegawai tersebut tidak bisa melebihi separuh dari belanja APBD.
“Makanya salah satu strategi untuk menghemat belanja pegawai ini melalui kebijakan tidak menerima mutasi pegawai dari luar masuk ke Ternate, sambil menunggu keuangan daerah stabil. Jumlah ASN dan PTT di Kota Ternate sekarang saja sudah sebanyak 7.000 orang, jadi akan lebih baik untuk sementara jangan terima mutasi dari luar dulu, bahkan belum menerima pegawai baru. Ini juga karena sebagian besar APBD Kota diarahkan untuk belanja publik dan pembangunan infrastruktur sebagaimana janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” pungkasnya. (Sahrul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!