Sofifi, Maluku Utara- Masjid Raya Saiful Khairat yang berada di tengah-tengah Kota Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara dipersiapkan untuk menjadi tempat utama kegiatan STQ Nasional ke XXVI yang berlasung beberapa waktu lalu.
Awalnya, direncanakan akan diresmikan pembangunannya oleh Presided RI Joko Widodo (Jokowi) sebelum STQ, sehingga pembanngunan masjid tersebut digenjot. Namun hingga selesai STQ bahkan sampai sekarang belum juga rampung 100 persen.
Pantauan Haliyora pada Selasa (26/10/2021), terlihat sebagian besar bangunan masjid raya Saiful Khairat sudah selesai. Empat sisi dinding masjid, baik bagian luar maupun dalam sudah rampung. Lantai satu dan dua juga sudah rampung dikerjakan, bahkan bagian taman masjid pun sudah tertata rapi. Nampaknya sudah rampung juga.
Hanya bagian menara masjid yang belum selesai. Baru tiga dari empat menara yang rampung. Menara di bagian selatan belum selesai dikerjakan.
Salah satu pekerja yang ditemui Haliyora mengatakan, kalau tidak ada kegiatan STQ yang dipusatkan di masjid raya, maka semua menara sudah rampung dikerjakan. “Kalau tidak ada kegiatan STQ di masjid ini maka empat menara sudah selesai semua. Sekarang STQ sudah selesai jadi akan kita selesaikan. Paling satu minggu sudah rampung,” katanya.
Pekerja itu menjelaskan, kontrak pekerjaan masjid raya Saiful Khairat Sofifi sampai November 2021, jadi tidak masalah. “Kontraknya kan sampai bulan depan (November) jadi tidak masalah. Lagi pula sisa sedikit saja pekerjaanya. Paling dikejakan satu minggu sudah rampung semua,” terangnya,
Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Pembangunan Mesjid Raya Sofifi, Sutanto, kepada Haliyora mengatakan, progres pekerjaaan pembangunan masjid sudah sampai 98 persen.
“Sisa satu buah menara yang belum selesai ditambah proses finishing sedikit-sedikit seperti nat-natnya itu. Kita targetkan awal November sudah bisa selesai, karena kontrak kita sampai bulan depan,” jelasnya.
Ditambahkan, pengadaan beduk masjid juga sudah ada sebelum STQ, sementara ada di pelabuhan Ahmad Yani Ternate. “Sebenarnya beduk itu mau dipakai untuk kepentingan STQ, akan tetapi saat itu ada sedikit kendala sehingga belum bisa diambil,” pungkasnya. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!