Halsel, Maluku Utara- Curah hujan dan angin kencang disertai angin puting menghantam puluhan rumah warga Desa Tawa Kecamatan Gane Barat Selatan. Pusaran angin berbentuk awan bergulung-gulung itu menghantam dan merusak puluhan rumah warga di Desa Tawa Kecamatan Gane Barat Selatan, pada Rabu (08/9/2021) pagi sekitar pukul 08.00 WIT.
Itu diungkapkan Kepala desa Tawa, Marus Aswad, saat diwawancarai Haliyora via telpon, Rabu (08/9/2021), ia membenarkan kejadian tersebut melalui laporan warganya. “Saya baru tiba di Ternate tadi pagi. Warga melaporkan ke saya lewat telepon bahwa angin puting beliung menghantam rumah warga,” ujar kades di ujung telpon.
Kata Marus, kejadian tersebut baru pertama kali menimpa warga di desanya. “Ini baru pertama kali terjadi. Menurut laporan warga saya bahwa kejadian itu sangat cepat, hanya sekitar 3-4 menit dan merusak rumah mereka setelah itu situasi tenag kembali,” sambungnya.
Setelah menerima laporan warganya, Kades Tawa langsung melaporkan kejadian yang menimpa warganya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang. Aparat pemerintah desa diperintahkan segera menyediakan posko untuk difungsikan warga yang rumahnya rusak. Sementara warga masyarakat yang rumahnya rusak diminta untuk mengemasi barang-barangnya dan sementara mengungsi ke posko yang disediakan pemdes.
“Saya kaget mendengar laporan warga. Saya langsung telpon dan memberitahukan kejadian itu kepada BPBD. Saya juga perintahkan aparat desa untuk segera menyediakan posko sementara untuk ditempati warga yang terdampak musibah. Kepada warga yang rumahnya rusak saya minta mereka mengemasi barang-barangnya untuk mengungsi semnetara di posko yang disediakan pemdes sambil menunggu bantuan TRC BPBD datang,” ungkap Kades.
Dikatakannya, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu, namun sesuai data yang diterimanya, ada 44 unit rumah warga rusak diantaranya 12 unit rumah rusak ringan, 20 rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. “12 unit rumah rusak berat itu adalah rumah yang dibangun melalui bantuan pemerintah pusat akibat gempa 7,2 SR tahun 2019 lalu,” terangnya.
Selain merusak rumah warga, puting beliung juga merusak satu unit bangunan TPQ, satu bangunan masjid dan gedung sekolah MTS.
Menurut Kades, saat ini pihak BPBD melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) sedang menyiapkan logistik untuk didistribusikan ke Desa Tawa dan bakal menuju lokasi bencana untuk melakukan pendataan.
“Setelah saya dapat laporan dari sana, sekarang Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halsel menyiapkan logistik untuk dibawa ke Tawa sekaligus melakukan pendataan kerusakan,” terang Kades.
Dikonfirmasi terpisah, pada Rabu (09/09/2021), Sekertaris BPBD Halsel, Muhammad Ichwan Iskandar Alam mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari Kades Tawa, bahkan sekitar pukul 11.00 WIT, Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah bergerak ke lokasi dipimpin langsung Kalak BPBD, Abukarim Latara.
“Begitu dapat laporan dari Kades tadi pagi, Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 10 orang dipimpin langsung pak Kaban menuju lokasi sekitar pukul 11.00 WIT. Tim Gerak Cepat akan mendata kerusakan bangunan dan fasilitas akibat hantaman puting beliung,” terangnya. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!