Ternate, Maluku Utara- Kiprah politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Maluku Utara dalam beberapa tahun belakangan cukup diperhitungkan.
Pasalnya, partai berbasis Nahdiyin (sebutan NU) itu meraih simpati pemilih yang signifikan pada setiap momen politik, seperti pileg dan pilkada. Namun demikian, menghadapi tahun politik 2024 mendatang, termasuk pemilihan Gubernur Maluku Utara, PKB hanya inigin fokus pada pencapaian kursi legislatif.
Hal itu diungkapkan ketua DPW PKB Provinsi Maluku Utara Jasri Usman kepada wartawan usai mengikuti rapat Paripurna DPRD Kota Ternate, Selasa (31/08/2021).
Kata Jasri, PKB menargetkan meraih paling kurang lima kursi DPRD Provinsi Maluku Utara pada Pemilihan Legislatif (pileg) 2024 nanti.
Menurut Wakil Wali Kota Ternate itu, bahwa meskipun pileg dan pilgub dilaksanakan pada tahun yang sama, namun Pileg lebih dulu dilaksanakan, maka PKB Malut memilih mempersiapkan diri mengadapi pileg ketimbang Pilgub Malut. Bahkan PKB, kata Jasri, menargetkan meraih paling kurang lima kursi DPRD Provinsi Maluku Utara.
“PKB mulai sekarang mempersiakan diri mengahdapi Pemilu 2024 akan datang. Namun PKB lebih fokus pada Pileg, belum terlalu melirik perebutan kursi Gubernur. Kami targetkan paling sedikit meraih lima kursi DPRD Provinsi Maluku Utara,” ujar Jasri.
Untuk meraih target tersebut, Jasri mengaku PKB saat ini melakukan penguatan struktur pada seluruh jenjang kepengurusan di Kabupaten/Kota se-Maluku Utara.
Katanya, delapan dari 10 DPC PKB se-Provinsi Maluku Utara sudah sangat bagus, tersisa dua kabupaten yang harus dibenahi lagi yakni Kabupaten Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Timur.
“Alhamdulillah delapan dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara potensi menangnya signifikan, tinggal dua kabupaten/kota yang kita fokus benahi, yakni Halmahera Tengah dan Halmahera Timur. Saya sudah kunjungi lima kabupaten/kota, Insya Allah hari Sabtu dan Minggu pekan depan saya akan berkunjung ke Kabupaten Halbar dan Halut. Kalu semua terorganisir dan tertata dengan baik, saya yakin PKB bakal raih paling kurang lima sampai enam kursi DPRD provinsi Malut,” pungkasnya. (Echal-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!