Sanana, Maluku Utara- Meski sempat disoroti lantaran Pemdes kurang proaktif, juga laporan realisasi anggaran Dana Desa (DD) di 78 desa menuai kendala, namun telah diperbaiki sehingga kini sudah mulai dilakukan realisasi pencairan anggaran Dana Desa tahap ke-empat.
Itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Rahmat Silia Kepada Haliyora, Selasa (03/08/2021).
“Saat ini realisasi penggunaan Dana Desa pos Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) tahun 2021 masuk tahap ke-4. Kalau realisasi penggunaan anggaran BLT-DD Tahun 2021 tahap 1, 2, dan 3 di 78 desa tambah dua desa persiapan sudah selesai (finis), jadi saat ini mulai proses tahap ke-empat. Untuk tahap empat ini, ada 15 desa yang anggarannya sudah masuk ke rekening desanya, dan delapan desa diantaranya sudah selesai lakukan penyaluran BLT,” terangnya.
Dikatakan, realisasi penggunaan anggaran BLT-DD diatur dalam regulasi baru sehingga ke depan tidak lagi diminta perbulan namun per triwulan.
“Kemarin realisasi anggaran BLT-DD dilakukan permintaan setiap bulan, namun sekarang berbeda Sesuai PMK Nomor 29 tahun 2020, realisasi anggaran BLT-DD dilakukan per triwulan, sehingga agak sedikit memudahkan dalam proses pelaporan,” jelas Rahmat
Sementara, untuk prosesor realisasi anggaran Dana Desa (ADD) di Kepulauan Sula saat ini juga sudah masuk triwulan dua “Realisasi Anggaran Dana Desa (ADD) di Kepulauan Sula sudah masuk tahap triwulan dua. Sebanyak 54 desa sudah melakukan realisasi anggaran.
Ditambahkan, Untuk pencarian anggaran kegiatan fisik sejauh ini belum dilakukan. ”Karena sejauh ini untuk padat karya tunai hanya sebagian kecil saja, sebagian besar desa anggarannya sudah terserap pada pos BLT-DD,” terangnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!