Ditinggal Investor, Kondisi TPI Manitingting Haltim Tak Terurus

Maba, Maluku Utara- Kondisi Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Manitingting Halmahera Timur (Haltim) saat ini sangat memprihatinkan setelah investor pengelola memutus kontrak di tengah jalan beberapa waktu lalu.

Kini, Kondisi TPI Manitingting tidak terurus, pihak PLN juga sudah memutus sambungan listriknya ke ICS karena tunggakan pembayaran iuran listrik sejak Juli 2021. Pemutusan listrik juga mengakibatkan bau busuk menyengat di area tersebut.

Kondisi tersebut menggugah perhatian Wakil Bupati Haltim Anjas Taher, sehingga ia bersama wakil ketua Komisi II DPRD Haltim, Bahmit Djafar dan Kadis Perikanan, Asmar Daud turun mengecek langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh aset bernilai  miliaran itu dapat diamankan secepatnya.

Kepada wartawan, Anjas mengatakan untuk mengisi  kekosongan pengelolah ICS, pemerintah daerah Haltim  akan melakukan penjajakan kembali terhadap pihak ketiga yang bersedia mengelola bisnis di sektor perikanan itu. “Kita akan cari pengelola yang benar-benar profesional untuk mengelola ICS ini agar bermanfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujar Wabup.

BACA JUGA  Oknum Bhabin yang Diduga jadi Otak Pengancaman Wartawan Ditahan, Kapolres Taliabu Tegas Bilang Begini

Dikatakan pula, selain menjajaki pengelolaan ICS, Pemda juga  akan melakukan perbaikan manajemen yang akan disertakan dalam kontrak kerjasama sehingga seluruh sirkulasi pengelolaan ICS benar benar terkontrol dengan baik.

“Jadi sistemnya juga nanti kita rubah, kalau kemarin pengelolaan ful oleh investor, sekarang tidak lagi begitu, harus ada peran pemerintah di dalamnya, sehingga dari sisi pemanfaatan harus di bawa kendali Pemerintah Daerah supaya aktifitas pengelola bisnis  dijamin, serta pemerintah juga bisa mencatat kapasitas produksi,” jelas Anjas.

Anjas menambahkan, untuk pasokan listrik, pemda bersama DPRD akan menganggarkan kembali pada APBD Perubahan tahun ini. “Untuk pembayaran listrik, nanti kita anggarkan pada ABPD Perubahan tahun ini agar aset dapat terawat dan terpelihara,” ujarnya.

Dikatakan, untuk memaksimalkan pengelolaan ICS, Pemerintah Daerah akan memaksimalkan armada tangkap maupun kapal penampung untuk mendukung operasional pengelolaan ICS ke depan.

BACA JUGA  Lantik PTPS Mortim, Ini Pesan Ketua Bawaslu Ramla Molle

“Itu kapal Nukleus juga sudah ada di tempatnya, Pak kadis juga menyampaikan  ada beberapa fasilitas di ICS, meskipun dilaporkan ada yang rusak dan ada juga hilang, nanti teknisnya  pihak dinas  yang atur,” terang Anjas.

Terpisah, Sekretaris Komisi II, Bahmit Djafar mengatakan, Komisi II akan melakukan penganggaran operasional ICS pada ABPD Perubahan tahun ini, agar pemeliharaan bisa berjalan baik. “Kita akan anggarkan dalam APBD Perubahan nanti. Kita berharap pengelolaan ICS ke depan bisa mengakomodir seluruh kepentingan nelayan di Haltim,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Haltim, Asmar Daud mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan beberapa investor yang melakukan penawaran ke pemerintah daerah. “Sesuai arahan pak Wakil, nanti kita lihat dan jajaki para investor yang sudah memasukkan penawaran,” ujarnya. (RH-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah