Ternate, Maluku Utara- Mantan Walikota Ternate, Hi. Burhan Abdurrahman telah meninggal dunia pada Minggu (04/07/2021). Kepergian beliau menyisahkan kenangan yang tak terlupakan bagai sebagian orang.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rival Tribudianto misalnya, punya kenangan manis bersama mantan atasannya itu.
Kepada Haliyora, Rival mengungkapkan bahwa almarhum Hi. Burhan Abdurrahman bukan hanya sebagai atasannya, melainkan dianggapnya sebagai orang tua.
Dikatakan, sebagai walikota, Hi. Bur (panggilan akrab Burhan Abdurrahman,red) adalah sosok pimpinan yang sangat ramah, sopan, santun dan menghargai siapapun.
“Kalau mengenang beliau, saya pasti meneteskan air mata. Paitua (beliau) tara (tidak) pernah marah kepada bawahan, tutur katanya pelan, sopan dan menghargai siapa saja,” tutur Rival berkaca-kaca saat bercerita kepada Haliyora, Selasa (06/07/2021)
Dikatakan, jika melakukan monitoring terhadap satu kegiatan dan mendapati sesuatu yang tidak berkenaan di hati, Hi. Bur tidak langsung menegur atau marah. Dia lebih banyak diam.
“Saya pribadi belum pernah melihat beliau marah walaupun ada sesuatau yang menurut beliau salah saat melakukan monitoring langsung ke lapangan. Jika ada pihak yang mengkritik kinerja kami, beliau tidak langsung menanggapi, tetapi mengklarifikasi ke kami dulu dengan gaya bahasanya yang santun bahkan terkesan bercanda,” kenang Rival.
Menurut Rival, cara Hi. Bur sebagai walikota menegur bawahannya memakai gaya sufi. “Beliau pake gaya sufi. Canda-canda sufi beliau terapkan sehari-hari. Saya ini sangat akrab dengan beliau sehingga kalau berkordinasi, saya panggil beliau dengan sebutan pak Haji, bukan pak Wali. Kadang kita diskusi dan bahkan beradu argument soal infrastruktur. Jadi saya lihat kalau beliau mau menegur kami bawahannya, itu kami dipanggil dan diajak diskusikan masalahnya, bahkan kadang terjadi adu argumen antar beliau dengan bawahan. Begitulah cara beliau menegur atau menasehati bawahan. Tidak langsung memarahi atau menyalahkan,” ujar Rival.
Menurut Rival, selama lima tahun menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas PUPR yang dipercayakan oleh Walikota Hi. Bur, bukanlah waktu siangkat dan pasti ada ketidakpuasan walikota terhadap kinerjanya.
“Lima tahun dipercaya beliau untuk saya jabat Kepala Dinas PUPR Kota Tenate itu bagi saya waktu yang cukup lama dan pasti ada kinerja saya tidak memuaskan. Tetapi yang saya rasakan dan salut adalah cara beliau menyampaik ketidakpuasan itu,” ujar Rival.
Mengakhiri cerita kenangannnya terhadap sang tokoh panutan Hi Burhan Abdurrahman, Rival menyebut sejumlah keberhasilan mantan Walikota Ternate dua periode itu.
“Lihatlah torehan pembangunan yang almarhum buat untuk warga Kota Ternate seperti pasar Higienis, Ruko depan taman Nukila, Duafa Center, Pasar Sasa, Pasar Inpres bastiong, Landmark, Plaza Gamalama Moderen, Rumah Sakit, Sporthall ubo-ubo dan lain-lain. Itu karya monumental yang sangat bermanfaat untuk masyarakat Kota Ternate,” pungkasnya. (Alfian-***)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!