Sanana, Maluku Utara- Sejumlah tenaga medis poliklinik RSUD Sanana termasuk dua orang dokter terkorfirmasi positif Covid-19, sehingg pihak RSUD memutuskan menutup pelayanan poliklinik untuk pasien rawat jalan.
Hal itu diketahui lewat edaran Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana (RSUD) Kepulauan Sula yang meyebutkan poliklinik RSUD ditutup sementara dan akan dibuka kembali setelah ada pemberitahuan.
“Pelayanan kesehatan masyarakat Kepulauan Sula pada Poliklinik rawat jalan akan ditutup mulai tanggal 03 Juli 2021 dan akan dibuka kembali setelah ada pemberitahuan lanjutan oleh pihak RSUD Sanana,” begitu bunyi edaran direktur RSUD Sanana.
Dalam edaran tersebut juga disebutkan bahwa poliklinik ditutup lantaran sejumlah petugas medis terkonfirmasi positif Covid-19.
Direktur RSUD Sanana, Marlini Nurali, SKM, M.Si, saat dikonfirmasi Haliyora membenarkan pelayanan Poliklinik ditutup karna petugas RSUD terpapar Covid-19
“Kami terpaksa menutup sementara pelayanan poliklinik. Sebab tenaga kami di poliklinik masuk ruang isolasi karena terpapar Covid-19, tetapi IGD tetap buka 24 jam untuk pelayanan, mengingat masyarakat membutuhkan pelayangan kesehatan darurat. Sedangkan untuk rawat jalan, warga yang sakit bisa ke puskesmas,” jelas Marlini, Sabtu, (02/07/2021)
Marlini menyebut saat ini sebanyak 16 petugas kesehatan RSUD sudah terpapar Covid-19. “Pegawai Kami sudah 16 orang yang terpapar Covid-19, dua diantaranya adalah dokter,” terangnya.
Ia meminta masyarakat Sula tetap menerapkan protokol kesahatan. “Saya minta masyarakat Sula tetap menerapkan protokoler kesehatan. Terapkan 5M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Menguragi Mobilitas,” imbuhnya. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!