8 Kepala Sekolah SMA /SMK di Haltim Berganti

Maba, Haliyora

Sebanyak delapan kepala sekolah SMA/SMK di Kabupaten Halmahera Timur telah diganti. Ditandai dengan pengangkatan/pelantikan kepsek baru beberapa hari lalu.

Diantara kepala sekola lama yang diganti tidak merasa puas dengan pergantian tersebut. Dengan meminta namanya tidak dipublis, kepala sekolah yang diganti itu menilai pergantian jabatan kepala sekolah tersebut tidak berdasarkan pertimbangan kualitas, melainkan pertimbangan politik.

“Pergantian tersebut tidak profesional karena tidak mempertimbagkan aspek kualitas, dan menggunakan pertimbangan politik. Menurut saya ini dampak dari  beda pilihan politik saat pilkada lalu, maka kami diganti (nonjob),” ungkapnya.

Dikatakan, terdapat  delapan kepala sekolah SMA di Haltim yang diganti oleh Pemerintah Provinsi Malut, diantaranya Kepsek SMA N 2, SMA N 3, SMA N 4, SMA N 5, SMA N 6, SMA N 7, SMA N 8 SMA 10 dan SMA N 11. “Yang diroling hanya kepala Sekolah SMA 7 dan SMA 9, kepala sekolah Negeri 7 diroling ke SMA 3 dan SMA 9 Diroling ke SMA 9 ke SMA 5,” terangnya.

BACA JUGA  Diganti dari Kepsek SMKN 1 Haltim, Ibrahim : Sebagai Abdi Negara, Saya Ikhlas

Terpisah Kepala Cabang Dinas Pendidikan Halmahera Timur, Muhammad Zufriyadi saat dikonfirmasi via telpon memebenarkan adanya pergantian kepala sekolah tersebut, namun dirinya mengatakan tidak mengetahui persis alasan roling mapupun non job sejumlah kepala sekolah tersebut karena hal itu bukan kewenangan dirinya.

“Benar ada pergantian kepala sekolah, tapi saya tidak tau alasan pergantian itu, yang tau itu Gubernur, karena beliau punya kewenangan. Kadis hanya menjalankan keputusan Gubernur, Kami sebagai bawahan menerima dan menjalankan keputusan atasan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Kepsek SMA Negeri 2 Halsel Diganti, Siswa Tebar Ancaman

Ia menjelaskan, yang menilai layak tidaknya mutasi maupun promosi jabatan para kepala sekolah itu adalah tugasnya Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi. “Jadi GTK melakukan evaluasi dan penilaian kemudian merekomendasikan untuk diusulkan ke gubernur,” terangnya.

Mengingat pergantian kepala sekolah tersebut menjelang pelaksanaan ujian sekolah, menurut Zufriyadi, akan berpengaruh terhadap kesiapan ujian.

”Tetap ada pengaruhnya, karena pergantian kepsek jelang ujian, makanya dalam waktu dekat saya akan turun cek untuk memastikan kembali kesiapan mereka, karena inikan sudah jalan, siap tidak siap harus siap,” pungkasnya. (RH-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah