PLN Sula Minta Warga Tidak Tebang Pohon di Sekitar Jaringan Listrik

Sanana, Haliyora

Sejumlah pohon sagu di sekitar lokasi jaringan PLN di tebang orang tak dikenal sehingga menimpa dan merusak penyangga tiang serta memutuskan kabel listrik. Akibatnya listrik di lingkungan kantor bupati Kepulauan Sula padam sejak Kamis (25/02/2021) kemarin.

Bacaan Lainnya

Ketika, dikonfirmasi Haliyora di ruang kerjanya, pada Jum’at (26/02/2021) terkait penebangan pohon sagu di sekitar jaringan listrik tersebut, Koordinator  Supervisor Tehnik PLN Kepulauan Sula, Sahrun Jalil menegaskan, aktifitas penebangan pohon di sekitar jaringan PLN itu sangat berbahaya, karena dapat mengancam keselamatan jiwa.

“Menebang pohon di sekitar lokasi jaringan listrik sangat beresiko. Bisa mengancam keselamatan jiwa. Untuk itu  masyarakat perlu waspada. Kalau mau menebang pohon di seputaran jaringan tolong hubungi kami agar kami fasilitasi perlengkapan pengaman. Kami tidak pungut biaya apapun,” imbuh Sahrun.

Selain meminta warga untuk tidak menebang pohon di sekitar jaringan listrik, Sahrun juga mengingatkan warga untuk tidak melakukan pengrusakan jaringan listrik. Karena dapat merugikan masyarakat sendiri sebagai pengguna listrik.

Bahkan Sahrun menegaskan, jika ada warga melakukan aktifitas yang dapat merusak fasilitas PLN yang berdampak pada padamnya lampu, maka harus bertanggungjawab.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk bertanggung jawab ketika merusak fasilitas PLN karna ketika rusak maka dapat melumpuhkan aktifitas masyarakat Kepulauan Sula, dan itu bukan kesalahan kami (PLN),” pungkasnya. (S-1)

Pos terkait