Peringati Hari Pelajar Se-dunia, Siswa SMP-SMA Morotai Gelar Aksi 

Morotai, Haliyora

Memperingati hari Pelajar sedunia yang jatuh pada tanggal 17 November 2020, Himpunan Pelajar Intelektual Bumi Moro (HPIBM) gelar aksi damai  di SMA Negeri I Morotai dan di SMP I Unggulan Daruba, pada  Selasa, (17/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pantauan Haliyora,  aksi puluhan siswa sejak pukul 9.30 WIT itu meneriakkan beberapa tuntutan ditujukan kepada para guru.

Marwan Robo, kordinator aksi dalam orasinya mengatakan aksi mereka sebagai refleksi dalam memperingati hari pelajar sedunia dengan tuntutan agar para guru lebih ketat mengawasi siswa yang melakukan tindakan yang merusak diri sendiri, seperti mengisap lem, merokok dan meminum-minuman keras.

Menurutnya, prilaku siswa seperti itu disebabkan kurangnya pengawasan guru di sekolah. “ Ini semua karena kurangnya pengawalan guru  di sekolah,” tandasnya.

Para pendemo juga menuntut agar sistim belajar mengajar online dihentikan. “Kami juga ingin belajar secara online dihentikan,” ujar orator lain.

Usai menyampaikan aspirasi pukul 10.00 Wit di depan sekolah SMP 1 Unggulan Daruba, para pendemo berjalan menuju taman Daruba, namun sampai di depan kantor Polres Pulau Morotai, aparat kepolisian setempat menghadang dan membubarkan masa lantaran tidak memilik izin. Sempat terjadi adu mulut namun masa akhirnya membubarkan diri.

Kabag Ops Polres Pulau Morotai AKP Samsul Bahri Hamdji saat diwawancarai awak media mengatakan,  aturan menyampaikan pendapat di depan umum itu sudah jelas di UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum, namun harus memiliki izin.

“Paling tidak tiga hari sebelum melakukan aksi sudah harus ada pemberitahuan melalui surat kepada kepolisian,” tandasnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak melarang aksi itu, tapi harus ada pemberitahuan sebelumnya kepada pihak kepolisian.

“Ke depan nanti Polres melalui Kasat BIMA melakukan program bimbingan dan sosialisasi untuk memberi pemahaman kepada siswa tentang undang-undang penyampaian pendapat di depan umum ini,” tuturnya.

Pada pantauan Haliyora, puluhan siswa yang melakaukan aksi tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Morotai, Aliayah, SMA Muhamadiyah dan SMP Muhamadiyah. (Tir-1)

Pos terkait