Morotai, Haliyora
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pendapatan BPKAD Pulau Morotai, Adhar Andi Suding mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pulau Morotai tahun 2020 anjlok.
Kata Adhar, realisasi PAD hingga bulan Oktober 2020 yang masuk ke kas daerah hanya Rp 13 miliyar lebih dari target pencapaian tahun ini sebesar Rp 35 miliar.
“PAD Kabupaten Pulau Morotai tahun 2020 ini turun drastis. Untuk capaian dari 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola PAD, berdasarkan realisasi di bulan Oktober 2020, pendapatannya yang masuk baru mencapai Rp 13 miliar lebih. Tepatnya Rp 13.962.128.670, sedangkan target pendapatan sebesar Rp 35.171.395.420 di tahun 2020,”ungkapAdhar, Jum’at, (6/11/2020).
Menuru Adhar, penyebab penurunan PAD Kabupaten Pulau Morotai tahun ini adalah pandemi Covid-19.
“Anjloknya PAD ini disebabkan panemi Covid-19. Semua sektor yang menjadi sumber pemasukan PAD berjalan tidak stabil,”ungkapnya.
Dirinya hanya berharap waktu tersisa dua bulan ini SKPD pengelola PAD bisa mencapai setengah dari target pendapatan Rp 35 miliar lebih.
“Mudah-mudahan sisa waktu kurang lebih dua bulan ke depan ini SKPD pengelola PAD bisa capai setengah dari target PAD tahun 2020 Rp 35 miliar lebih itu,” harapnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!