Berdasarkan kronologi yang diterima, pada Sabtu (22/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIT, korban diketahui pergi memanah ikan (jubi) di sekitar pesisir Pantai Gita dengan membawa alat panah ikan dan senter.
Namun hingga keesokan harinya korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga bersama warga setempat kemudian melakukan pencarian awal.
Dalam upaya tersebut ditemukan sejumlah barang milik korban, yakni panah ikan, senter, serta puluhan ikan hasil tangkapan.
Warga menduga korban diterkam buaya mengingat lokasi kejadian merupakan wilayah perairan yang dikenal sebagai habitat satwa tersebut. Setelah pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, keluarga melaporkan peristiwa itu ke Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan.
Operasi pencarian melibatkan unsur Kantor SAR Ternate, BPBD Kota Tidore Kepulauan, kepolisian setempat, keluarga korban, serta masyarakat Desa Gitaraja.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. (*RFN/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!