Haliyora.id, Jakarta – Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil melakukan audiensi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) guna membahas kerja sama di bidang kesehatan, meliputi pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan.
Audiensi berlangsung di Aula Gedung FKUI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati didampingi sejumlah pejabat Pemda Halteng, antara lain Staf Ahli, Asisten III Setda, Kepala Badan Keuangan, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Weda, Kepala Dinas Kominfosandi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kepala Bagian Umum Setda, serta sejumlah kepala bidang dan staf terkait.
Rombongan diterima langsung oleh Dekan FKUI Prof. Anna Rozaliyani, Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan Pribadi Wiranda Busro, Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat Budiman Bela, Manajer Kerja Sama, Ventura, dan Hubungan Alumni Pukovisa Prawiroharjo, serta perwakilan Departemen Kardiologi dan Radiologi FKUI.
Direktur RSUD Weda dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi layanan kesehatan di Halmahera Tengah, di antaranya tingginya jumlah kunjungan pasien di rumah sakit dan puskesmas, keterbatasan sarana dan prasarana, serta minimnya tenaga dokter spesialis.
Ia berharap, melalui audiensi tersebut, RSUD Weda dapat menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, khususnya Universitas Indonesia, untuk mendukung pemenuhan tenaga dokter spesialis dan peningkatan mutu layanan kesehatan.
Pemerintah daerah, kata dia, juga diarahkan untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai universitas di Indonesia sebagai bagian dari strategi penguatan sektor kesehatan.
Bupati Ikram menyampaikan apresiasi atas sambutan FKUI dan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Halmahera Tengah.
“Pada 2026, Pemerintah Daerah Halmahera Tengah akan membangun RSUD sebagai rumah sakit rujukan. Untuk itu, kami mulai menjalin kerja sama sebagai bagian dari strategi peningkatan layanan kesehatan, baik dalam pendidikan dokter, pelayanan, maupun riset. Kami ingin penanganan kesehatan dilakukan secara komprehensif, dari hulu hingga hilir,” ujar Ikram.
Sementara itu, Wakil Bupati Ahlan menilai audiensi tersebut sebagai langkah penting bagi kemajuan daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pendidikan dan kesehatan. “Pertemuan ini menjadi momentum bagi Halteng untuk melangkah lebih maju dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan,” katanya.
Dekan FKUI Prof. Anna Rozaliyani menyambut baik rencana kerja sama tersebut dan mengapresiasi komitmen Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dalam penguatan sektor kesehatan yang sejalan dengan program nasional pemerintah.
“Kami mengapresiasi keseriusan Pemda Halmahera Tengah. FKUI merespons positif rencana kerja sama ini, baik dalam pendidikan dokter, pelayanan kesehatan, penelitian, maupun riset ke depan,” ujarnya.
Pihak FKUI juga menyampaikan bahwa institusi tersebut telah menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Papua dan Kalimantan, dan menilai langkah Pemda Halteng sebagai inisiatif yang progresif.
Bupati Ikram menegaskan bahwa hasil audiensi tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). “Seluruh poin kerja sama yang telah dibahas hari ini akan kami tuangkan dalam MoU agar dapat segera direalisasikan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Halmahera Tengah,” pungkasnya. (*RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!