Ternate, Maluku Utara – Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk terus memprioritaskan pembangunan di wilayah pulau terluar Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM) pada setiap tahun anggaran.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan keberpihakan terhadap pembangunan wilayah BAHIM telah terintegrasi dalam berbagai kebijakan dan program Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Pembangunan BAHIM tetap menjadi prioritas. Skemanya sudah masuk dalam kerangka besar pembangunan daerah, dan pada skema yang lebih spesifik, wilayah BAHIM juga tercakup,” ujarnya setelah ditemui di Kantor Bapelitbangda Kota Ternate, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Ternate saat ini menetapkan empat isu utama sebagai fokus pembangunan daerah, yakni pengembangan Smart City, City Branding Ternate Kota Rempah, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta dukungan terhadap penyandang disabilitas dalam mewujudkan kota yang inklusif.
Keempat isu tersebut menjadi landasan utama dalam perumusan kebijakan seluruh OPD, sehingga arah pembangunan di berbagai sektor dapat lebih terfokus dan terintegrasi. “Setidaknya OPD sudah memiliki gambaran bahwa arah kebijakan pembangunan mengerucut pada empat isu utama tersebut, baik di sektor perikanan, kesehatan, maupun pendidikan,” jelasnya.
Terkait pembangunan di wilayah BAHIM, Rizal menegaskan bahwa kawasan tersebut masuk dalam lingkup kerja seluruh OPD, meskipun dengan bentuk intervensi dan porsi yang berbeda-beda. Keberpihakan pembangunan BAHIM, menurutnya, terlihat jelas pada OPD yang menangani infrastruktur, pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR), pendidikan, kesehatan, serta perikanan.
“BAHIM menjadi perhatian seluruh OPD. Pada OPD tertentu, keberpihakannya sangat jelas dan itu terus ada di setiap tahun anggaran,” katanya. (RJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!