Sofifi, Maluku Utara – Majelis Wilayah Korps Alumni HMI (KAHMI) Maluku Utara kembali mendesak Gubernur Sherly Tjoanda agar segera membuka dialog terbuka dengan melibatkan tim penyusun Feasibility Study (FS) terkait rencana pembangunan infrastruktur Jalan Trans Kieraha.
Dewan Pakar KAHMI Maluku Utara, Dr. Aziz Hasyim, menegaskan pihaknya masih menunggu undangan resmi dari Gubernur untuk membahas secara terbuka dokumen FS maupun AMDAL proyek strategis tersebut.
“Kami menunggu sampai besok. Jika Gubernur tidak mengundang KAHMI untuk berdiskusi dengan gubernur dan tim penyusun FS, maka besok sore KAHMI akan mengirimkan undangan kepada Gubernur dan tim penyusun FS untuk mendiskusikan dokumen FS dan AMDAL terkait rencana pembangunan Jalan Trans Kieraha,” tegas Aziz melalui rilis yang diterima Haliyora.id, Rabu (26/11/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aziz menegaskan, KAHMI siap menanggapi tantangan Gubernur untuk berdiskusi secara terbuka. Namun jika undangan tidak kunjung diberikan, KAHMI akan mengambil inisiatif mengundang Gubernur dan tim penyusun FS.
“Jika Gubernur tidak mengundang, KAHMI akan mengundang. Jika undangan KAHMI tidak dihadiri, maka publik dapat menilai siapa sebenarnya yang hanya sesumbar,” ujar Aziz yang juga merupakan dosen Fakultas Ekonomi Unkhair Ternate.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








