Tobelo, Maluku Utara – Sejumlah buruh di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), terpantau menurunkan barang-barang milik warga dari kapal ke tepi pantai secara manual. Proses ini dilakukan demi mengangkut hasil bumi dan dagangan lainnya untuk dijual di Kota Tobelo, mengingat tidak adanya pelabuhan yang layak digunakan.
Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan jembatan Pelabuhan speed boat Dufa-dufa, yang menjadikan struktur jembatan tersebut sangat rapuh dan berisiko roboh jika digunakan untuk mengangkut muatan berat, seperti kopra dan hasil pertanian lainnya.
Akibatnya, warga yang tinggal di Pulau Kakara dan Tolonuo harus menyewa buruh untuk mengangkut barang dengan cara berjalan di air laut, demi mendapatkan hasil dagangan mereka ke daratan.
“Sandar di pelabuhan besar itu harus bayar,” ungkap salah satu buruh kepada Haliyora.id, Senin (27/10/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!