Ia memastikan bahwa pembangunan breakwater tersebut diharapkan bisa dimulai pada tahun 2026.
Selain itu, Sherly juga mengungkapkan bahwa Pemprov Malut akan mengganti enam kapal nelayan yang rusak dengan 10 unit kapal baru berukuran 1,5 GT, lengkap dengan mesin 15 PK. Penyerahan kapal dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025.
“Jika masih ada nelayan yang belum memiliki kapal, akan dibantu oleh Pemkot Ternate dengan tambahan 20 unit kapal. Pemerintah kota juga akan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan drainase dan jalan di Jambula pada tahun 2026,” tambahnya.
Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, turut membenarkan bahwa pemerintah daerah akan segera menangani seluruh tuntutan nelayan.
“Atas aspirasi warga Jambula, kita akan bersinergi. Sebagian ditangani oleh Balai, sebagian oleh Pemprov, dan sebagian oleh Pemkot. Kolaborasi dari pemerintah pusat, provinsi, dan kota diperlukan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Rizal.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mempercepat penanganan kebutuhan dasar para nelayan, guna mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir di Kota Ternate. (RFN/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!