Setelah alat tiba di Halut, kemudian akan dilanjutkan ke daerah lain secara bertahap, sehingga seluruh wilayah Maluku Utara dapat menikmati akses jalan usaha tani dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
“Jadi, ketika alat berat itu turun pertama di Halut, setelah itu baru kita sisir ke daerah lain sehingga semua daerah di Maluku Utara dalam kurun waktu lima tahun bisa terealisasi secara keseluruhan,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!