Bupati menuturkan, dengan adanya bimtek ini, diharapkan seluruh kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Halsel dapat lebih memahami pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan, serta mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam praktik pemerintahan sehari-hari.
“Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memiliki harapan besar bahwa pengelolaan dana desa yang profesional dapat menjadi landasan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tutur Bupati Bassam Kasuba.
Adapun materi yang diberikan selama Bimtek mencakup berbagai aspek teknis pengelolaan keuangan desa, termasuk penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), hingga proses pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan.
Bimtek yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta, terutama dalam memanfaatkan fitur-fitur terbaru dalam aplikasi Siskeudes.
Para narasumber akan memandu peserta melalui berbagai simulasi, mulai dari input data, penyusunan anggaran, hingga laporan pertanggungjawaban yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga mendorong sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemerintah desa dapat lebih efektif dalam melayani komunitas dan mengelola sumber daya yang ada demi kesejahteraan rakyat. (*RMI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!