Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pimpinan untuk mencari solusi darurat guna mencegah kerusakan ikan hasil tangkapan yang terus menumpuk.
Tak hanya soal kapasitas penyimpanan, kendala logistik juga menjadi hambatan besar. Saat ini terdapat 148 ton produk tuna beku siap ekspor yang belum bisa dikirim ke Jakarta maupun Surabaya karena tidak tersedianya kapal kontainer. “Itu belum termasuk 34 ton ikan yang saat ini masih ditampung di Bak Chilling dan Bak Coller Loin,” ungkapnya.
Sementara, pihak manajemen PT Harta Samudra menyebutkan, pengiriman ekspor baru bisa dilakukan pada 12 Mei 2025 mendatang, melalui kapal kontainer yang akan bersandar di Pelabuhan Tobelo. (RF/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!