Upaya pemadaman api di kamar ini sudah dilakukan oleh warga yang tinggal di kos-kosan, namun api cepat menjalar hingga semua kamar di kosan itu ikut terbakar, bahkan api juga merembet ke membakar rumah warga sekitar indekos.
“Api juga merembet ke rumah warga. Namun bisa dihentikan oleh petugas pemadam kebakaran sehingga rumah warga tidak ikut terbakar. Hanya kos-kosan yang terbakar, isinya 34 kamar, pemilik kosnya hanya satu orang,” terangnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Pengendali Operasi Kebakaran, Dinas Kebakaran Kota Ternate, Ramli Soleman menyebut, pihaknya mendapat telepon dari warga sekitar pukul 13.05 Wit. Tak sampai 5 menit petugas pemadam kebakaran langsung tiba di lokasi kejadian.
“Kami mengerahkan 3 unit Mobil Pemadam. Dari 3 mobil ini sekitar 6 kali perjalanan dalam mengambil air (6 kali beroperasi) jadi total ada 18 tangki air dari Dinas Pemadam yang digunakan untuk memadamkan kebakaran ini,” jelasnya.
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna saat dikonfirmasi di lokasi kejadian juga menyampaikan bahwa setelah menerima laporan terjadinya kebakaran, pihaknya langsung mengambil tindakan mengerahkan anggota Reskrim, Samapta, Intel dan Polsek A Yani serta Polsek Ternate Utara melakukan pertolongan awal di tempat kejadian.
“Polres juga menerjunkan satu unit mobil water canon untuk membantu memadamkan kobaran api di lokasi. Berdasarkan laporan dari anggota, sumber api berasal ledakan kompor di sebuah kamar kos-kosan. Lagi masak kompor meledak, dinding kosan papan dan tripleks sehingga api menjalar dengan cepat api menjalar,” terang Kapolres.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!