Berdasarkan informasi yang di rilis oleh kehumasan Unkhair (unkhair.ac.id), menghadapi kondisi ini, Rektor Unkhair menegaskan bahwa timnya tengah melakukan perhitungan anggaran secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan pembayaran bagi tenaga kontrak dan operasional kampus.
“Kami terus berupaya agar dampak efisiensi ini seminimal mungkin terhadap tenaga kontrak. Kami juga memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi,” kata Rektor Unkhair, Dr. M. Ridha Ajam, beberapa hari yang lalu.
Sebagai bagian dari upaya mengatasi tantangan ini, Rektor Unkhair telah menjalin komunikasi dengan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia dan mendorong Kemendikti Saintek serta DPR RI untuk meninjau ulang kembali kebijakan tersebut.
Waktu telah mengharuskan mahasiswa ini untuk masuk ke kelas. Akhirnya dia mengakhiri percakapannya dengan mahasiswa yang membuat pajangan itu. Sebelum dia pergi, mahasiswa yang membuat pajangan itu menyuruhnya agar membaca informasi kembali yang di bagikan Kehumasan Unkhair, mengingat dia belum selesai menjelaskannya tadi.
Tak berlangsung lama, sekelompok mahasiswa itu melanjutkan dengan corong (pengeras suara) di depan kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), guna membagikan informasi perihal efisiensi anggaran pendidikan ke telinga mahasiswa. (RR/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!