Tenaga Honorer yang Dipecat Pemda Pulau Morotai Berharap Lulus Tes PPPK 2024

Ia menambahkan, yang diprioritaskan dalam tes PPPK tersebut adalah tenaga honorer K2 yang masih aktif bekerja, dan tetap mengikuti tes CAT. 

Sementara itu, kepada Haliyora.id, beberapa peserta mengatakan, di antara tiga ribu lebih warga yang ikut sosialisasi, rata-rata lulusan SMA yang pernah menjadi tenaga honorer di OPD lingkup Pemda Morotai era Bupati Benny Laos.    

BACA JUGA  Zulkifli Umar Sebut Aktivitas PT FMI di Haltim Langgar Aturan

“Jadi kami ini walau hanya tamatan SMA tapi pernah honor di semua instansi di Pemda Pulau Morotai. Hanya saja, tahun 2018 kami dapat PHK atau dirumahkan,” ujar mantan tenaga honorer itu.

Mereka mengaku di PHK sebab tidak lulus tes tenaga kontrak daerah tahun 2018, dan karena kebijakan efisiensi anggaran daerah dari Pemda Pulau Morotai saat itu.

BACA JUGA  Dana BOS di Sula Mulai Diproses

“Olehnya itu kami berharap semoga dalam tes PPPK tahun ini jangan dipersulit supaya kami bisa lolos, sebab kami sudah lama mengabdi untuk daerah ini,” harap mereka. (RF/Red2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah