Menurutnya, perempuan juga memiliki banyak potensi yang bisa didukung dan disupport lagi kedepannya terutama di dunia politik.
“Perempuan adalah Madrasah pertama dimana kesetaraan gender adalah kunci awal menuju perubahan dalam masyarakat. Dan kesetaraan gender merupakan hal utama atau kunci dari kesejahteraan masyarakat, dimana ketika ada kesetaraan antara laki-laki dan perempuan, disitulah kita akan menemukan kesejahteraan. Untuk itu, isu ini perlu jadi perhatian khusus,” pungkas Sashabila.
Nama Sashabila Mus, mungkin belum begitu familiar di masyarakat Maluku Utara. Namun wanita 26 tahun ini menjadi idola baru dan digandrungi kalangan milenial khususnya di Pulau Taliabu dan Kepulauan Sula. Selain sebagai putri mantan Bupati Kepulauan Sula, sepak terjang Sasha sudah terkenal luas di kalangan masyarakat dengan kegiatan-kegiatan sosialnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!