Kakak dari korban, yaitu Noth Papua (40), saat dikonfirmasi wartawan di rumah sakit Ir. Soekarno mengungkapkan, kejadian itu baru diketahui warga setelah adik iparnya (istri dari korban) melaporkan ke paman dari korban yang kebetulan berada di kebunnya.
“Mendengar informasi itu, paman langsung membawa ipar kami ke kampung dan memberitahu kami bahwa si telah telah memperkosanya. Begitu mendengar informasinya, kami langsung bergegas menuju ke kebun untuk mencari tahu keberadaan adik kami,” ungkap Noth.
Noth menceritakan, sesampainya di kebun, warga tidak menemukan adiknya itu. “Jadi waktu saya cari-cari adik saya di sekitar tempat kejadian itu, dia tidak ada. Lalu saya mulai memiliki firasat yang tidak baik, saya pun berusaha mencari dan melihat ada bekas seretan di atas rumput. Sekitar 15 meter kami menemukan jasadnya dengan posisi tengkurap,” kata Noth dengan wajah sedih.
Menurut Noth, saat ditemukan, bagian kepala korban tampak ada benturan benda keras. “Kami lalu langsung mengevakuasi jasad korban ke kampung dan selanjutnya dibawa ke RSUD Ir. Soerkarno, sementara istri korban juga divisum. Kami kemudian memberikan informasi ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!