Komoditas yang menyumbang inflasi terbesar adalah komoditas pangan bergejolak, meliputi telur ayam ras, daging ayam ras, beras, cabai rawit dan bawang putih.
“Momentum positif ini pun diprediksi masih akan terus berlanjut di tengah terjaganya inflasi sesuai dengan target inflasi tahun 2024 yakni pada angka 2,5±1 persen. Pada Maret 2024 sendiri, inflasi tercatat pada angka 3,05 persen, terjaga dalam rentang sasaran,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Senin (08/4/2024).
Secara umum, Airlangga menjelaskan kepercayaan dunia usaha memiliki peran signifikan dalam membentuk arah perekonomian suatu negara. Tingkat kepercayaan tinggi tidak hanya menciptakan lingkungan kondusif untuk investasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta perluasan lapangan kerja. (Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!