Tuntut TPP, ASN Obrak-abrik Isi Kantor Gubernur Malut

- Editor

Senin, 4 Maret 2024 - 13:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lantai I kantor Gubernur Makut di Sofifi, tampak peralatan kantor dan sampah berserakan di lantai akibat protes ASN terkait TPP. (foto/sam)

Suasana lantai I kantor Gubernur Makut di Sofifi, tampak peralatan kantor dan sampah berserakan di lantai akibat protes ASN terkait TPP. (foto/sam)

Sofifi, Maluku Utara- Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuat gaduh kantor Gubernur di Sofifi, Senin (4/3/2024).

Kegaduhan itu lantaran mereka memprotes rencana Pemprov menghapus dua (2) Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yaitu di bulan November dan Desember 2023.

Berdasarkan pantauan Haliyora.id, sekitar pukul 10.55 Wit, puluhan ASN ini berteriak meminta kepada Plt Gubernur agar segera membayar TPP dua yang tertunggak itu. Tampak mereka walk out dari ruang kerja mereka.

“Kami meminta agar TPP kami segera dibayar, masa kita tiap hari masuk kantor baru TPP-nya dihapus,” teriak salah satu ASN.

Akibat kesal, puluhan ASN Pemprov lantas mengobrak-abrik tempat sampah, peralatan kantor seperti komputer dan kursi. Mereka kemudian membuangnya di depan ruang kantor. Tampak juga ada pecahan kaca berserakan di lantai satu kantor Gubernur.

BACA JUGA  APBD Perubahan Pemprov Malut Turun Rp 42 Miliar

“Kami juga minta Ahmad Purbaya (Kaban BPKAD) agar segera bayar TPP tahun 2023 dua bulan dan 2024 dua bulan. Kepada pak Plt gubernur segera ganti Ahmad Purbaya,” teriak salah satu ASN.

Berita Terkait

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan
IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram
GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah
Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda
Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu
Banjir Putus Akses Darat di Lukulamo, Kepala BPBD Halteng : Kita Sudah Evakuasi Warga
Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis
Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 23:33 WIT

BPSMB Disperindag Malut Intens Awasi Kualitas Pala dan Kopra Sebelum Dipasarkan

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIT

IMS Diam-diam Ajukan Pengunduran Diri ke Mendagri Bikin DPRD Halteng Geram

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:14 WIT

GPM : APBD Gampang Dirampok Pejabat Taliabu Karena Inspektorat Lemah

Minggu, 21 Juli 2024 - 21:10 WIT

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Juli 2024 - 18:13 WIT

Akademisi Soroti Dana Penyertaan Modal Dipakai Habis Bayar Gaji Perusda Taliabu

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:17 WIT

Dr Aji Deni : Visi Sultan Tidore dan Semangat Perubahan di Maluku Utara Realistis

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:09 WIT

Banjir Genangi Weda Halmahera Tengah, Warga Minta Tanggungjawab Perusahaan Tambang

Minggu, 21 Juli 2024 - 13:00 WIT

Peringati HBA Ke 64 dan HUT IAD, Kejari Haltim Gelar Tabur Bunga

Berita Terbaru

Munaldi Kilkoda

Headline

Banjir di Halteng, Anggota Komisi III Soroti Kinerja Pemda

Minggu, 21 Jul 2024 - 21:10 WIT

error: Konten diproteksi !!