Sofifi, Maluku Utara- Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara membuat gaduh kantor Gubernur di Sofifi, Senin (4/3/2024).
Kegaduhan itu lantaran mereka memprotes rencana Pemprov menghapus dua (2) Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yaitu di bulan November dan Desember 2023.
Berdasarkan pantauan Haliyora.id, sekitar pukul 10.55 Wit, puluhan ASN ini berteriak meminta kepada Plt Gubernur agar segera membayar TPP dua yang tertunggak itu. Tampak mereka walk out dari ruang kerja mereka.
“Kami meminta agar TPP kami segera dibayar, masa kita tiap hari masuk kantor baru TPP-nya dihapus,” teriak salah satu ASN.
Akibat kesal, puluhan ASN Pemprov lantas mengobrak-abrik tempat sampah, peralatan kantor seperti komputer dan kursi. Mereka kemudian membuangnya di depan ruang kantor. Tampak juga ada pecahan kaca berserakan di lantai satu kantor Gubernur.
“Kami juga minta Ahmad Purbaya (Kaban BPKAD) agar segera bayar TPP tahun 2023 dua bulan dan 2024 dua bulan. Kepada pak Plt gubernur segera ganti Ahmad Purbaya,” teriak salah satu ASN.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!