Dikatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Ternate pada tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,32 persen, meningkat dari tahun 2021 sebesar 2,58 persen. Strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari peran investasi, karena kemudahan perizinan dan investasi menjadi salah satu kunci bagi pertumbuhan ekonomi, baik daerah maupun nasional.
Untuk realisasi investasi Kota Ternate tahun 2022 mencapai Rp 446,815,989,566, meningkat 57 persen dengan rasio daya serap tenaga kerja mencapai 7,64 persen dari perbandingan 1.797 jumlah tenaga kerja pada 235 jumlah seluruh PMDN/PMA yang ada di Kota Ternate.
Bahtiar menyebutkan, untuk Kota Ternate dengan sektor unggulan perikanan, perkebunan, pariwisata, perdagangan, hotel dan restoran yang dengan Skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), akan terus berupaya untuk meningkatkan penanaman modal atau investasi.
“Jadi ini dengan beberapa strategi yang ampuh untuk menarik Investor dalam menanamkan modalnya di Kota Ternate untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!