Dari keterangan yang diperoleh menyebutkan bahwa wanita inisial LA (21) sehari layan10 pria sedangkan rekannya inisial FT (15) yang masih dibawa umur melayani sebanyak 8 pria selama berada di ibukota kabupaten berjuluk Saruma ini.
“Setiap pria yang dilayani dipatok tarifnya paling sedikit sebesar Rp 300.000 hingga 400.00 paling tinggi tarifnya sebesar Rp 600.000,” ungkap sumber yang enggan menyebutkan identitas kepada wartawan Haliyora.id.
Terpisah, Kasatpol PP Halsel, Steven Yoel diwawancarai Haliyora.id diruang kerjanya mengaku belum bisa memberikan kepastian terkait pekerjaan kedua wanita tersebut selama berada di Labuha.
“Memastikan aktivitas (kerja) kedua wanita asal Ternate selama tiga hari di Ibukota kabupaten masih dalam proses pendalaman informasi oleh personil. Pastinya, mereka diamankan bersama 6 orang remaja di panggung lapangan Asombang ketika asik menghisap lem eha bond,” terang Steven.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!