Yang lebih miris lagi, gedung tersebut kini dipenuhi sampah plastik hingga kotoran ternak kambing. Itu belum lagi ditambah bau pesing yang menyengat di sekitar gedung tersebut. Padahal, bangunan tersebut berdekatan dengan Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Pulau Morotai.
“Sangat memprihatinkan karena tidak terurus, akhirnya seperti kandang kambing. Kalau seingat saya itu tanggal 15 Juli plafonnya ambruk, tapi belum diperbaiki sampai saat ini,” kata salah seorang warga yang enggan namanya dipublis.
Gedung PJKC ini diketahui memiliki 28 lapak kuliner, namun yang terisi hanya satu lapak saja. “Jadi dari 28 lapak kuliner ini, hanya satu lapak kuliner saja yang masih aktif berjualan sampai sekarang,” sambung salah seorang warga.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop Pulau Morotai, Nasrun Mahasari saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, terkait dengan kondisi plafon kuliner PJKC, mengaku bahwa pihaknya akan menata kembali gedung tersebut.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!