Ketua DPRD Tikep Ancam Boikot Kantor Gubernur Malut, Ada Apa ?

Jika Pemprov belum juga membayar DBH ke Pemkot Tikep, kami akan memboikot UPTD Samsat dan Kantor Gubernur Maluku Utara

Abdurrahman Arsyad (Ketua DPRD Kota Tikep)

Tidore, Maluku Utara- DPRD Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mengancam akan memboikot kantor UPTD Samsat milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Soasio Tidore.

Tak hanya Kantor Samsat, Kantor Gubernur Malut di Sofifi juga bakal menjadi sasaran pemboikotan aksi protes DPRD Tikep itu.

BACA JUGA  Main di Liga III, MU Kuras APBD Morotai Rp 1,5 Miliar

Buntut dari ancaman ini karena Pemerintah Provinsi lambat membayar tunggakan Dana Bagi Hasil (DBH) Kota Tikep sebesar Rp 28 miliar.

“Jika Pemprov belum juga membayar DBH ke Pemkot Tikep, kami akan memboikot UPTD Samsat dan Kantor Gubernur Maluku Utara,” tegas Ketua DPRD Kota Tikep, Abdurrahman Arsyad, ketika diwawancarai Haliyora.id, Kamis (27/7/2023).

BACA JUGA  Papan Proyek Pembangunan Irigasi di Morotai Akhirnya Terpasang, Kontraktor Beri Penjelasan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah