Penghematan tersebut, lanjut Sarif, belum termasuk biaya perawatan genset dan operasional lain yang cenderung lebih besar jika dibandingkan menggunakan mesin listrik. Sarif berharap, semakin banyak pelaku usaha sekitar Bungus hingga nelayan-nelayan kecil sekalipun yang mulai memahami potensi ALMA dan menggunakannya dengan maksimal.
“Hadirnya ALMA dapat mendukung efisiensi biaya operasional untuk kapal-kapal yang bersandar. Baik kapal ikan, kapal pariwisata, dan lain-lain sehingga dapat berimplikasi pada peningkatan roda ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dia menegaskan, PLN akan terus menggencarkan program Electrifying Marine dengan mengganti kebutuhan sumber energi pelabuhan yang selama ini bergantung pada genset. Kini kapal-kapal yang berlabuh atau bersandar dapat menggunakan listrik PLN untuk memudahkan masyarakat dalam aktivitas ekonominya di pelabuhan.
Narahubung
M. Syaiful Ali
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UIW MMU
+62811-4322-332
ali.syaiful@pln.co.id

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!