Dia kembali menegaskan bahwa indikator pembagian porsi DBH desa ini tidak dihitung asal-asalan, namun hitungannya berdasarkan kontribusi desa terhadap PAD Halsel.
“Jadi, kontribusi desa terhadap PAD daerah juga menentukan angka DBH desa yang akan diperoleh nanti,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Desa Kawasi, Arifin Saroa belum lama ini mengatakan akan memfokuskan pemberdayaan dan pengembangan kawasan ekonomi menggunakan dana DBH sebesar Rp 3,80 miliar.
“Jadi, DBH desa Kawasi sebesar Rp 3,80 miliar nantinya diprioritaskan sektor pemberdayaan dan pengembangan kawasan ekonomi warga,” pungkasnya. (RA-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!