Baru Triwulan I, Retribusi Pasar di Tikep Sumbang PAD Rp 200 Juta Lebih

Banyak penyewa gudang minta keringanan waktu pembayaran retribusi sampai setelah lebaran

Andi Kirana (Kabid Fasilitas Sarana Distribusi Disperindagkop Tikep)

Tidore, Maluku Utara- Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tidore Kepulauan yang disumbang dari retribusi pasar di triwulan pertama (I) tahun 2023 baru mencapai Rp 225.343.512 atau 8 persen dari total target yaitu sebesar Rp 2.978.830.000.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Fasilitasi Sarana Distribusi Perdagangan Disperindagkop- UKM Tikep, Andi Kirana saat diwawancarai wartawan, Senin (10/4/2023). 

BACA JUGA  Forkopimda Halbar Rapat Persiapan Vaksinasi Tanpa Bupati, Wakil dan Ketua DPRD

Andi menjelaskan, capaian PAD dari retribusi pasar yang baru disumbang sebesar itu disebabkan beberapa alasan seperti ada pedagang yang meminta keringanan agar setoran yang dibebankan kepada mereka dibayar sesudah jatuh tempo pembayaran.

“Banyak penyewa gudang minta keringanan waktu pembayaran retribusi sampai setelah lebaran, karena mereka mau jadikan modal pada triwulan I jelang ramadhan” ungkap Nana, sapaan akrab Andy Kirana.

BACA JUGA  Usulan Masuk KSPN Terus Diupayakan Pemkot Tikep

Adapun untuk sumber pendapatan retribusi pasar penyumbang PAD ini diantaranya, pertokoan (ruko & toko) dari semua pasar di enam  (6) kecamatan, pelayanan pasar (sewa lapak, kios swadaya, parkir, toilet dan karcis leo untuk pedagang musiman), kemudian ditambah gudang logistik dan sewa kedai kuliner di kawasan Tugulufa. 

“Inshaa Allah capaian penerimaan PAD melonjak pada triwulan II tahun 2023 nanti,” pungkas Nana. (RY-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah