Jadi anggaran DAU yang masuk disini juga langsung dipotong dengan pinjaman PEN
Suryani Antarani (Kepala BPKAD Pulau Morotai)
Daruba, Maluku Utara- Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipinjam Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai di PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dibayar dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk tahun 2023 ini.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Suryani Antarani menjelaskan, dana pinjaman PEN tersebut sudah termuat dalam APBD 2023, dimana penyetorannya sudah dilakukan sejak Januari 2023.
“Namun penyetoran itu langsung dipotong melalui dana DAU dengan besar anggaran yang disetor per bulan kurang lebih 2,7 miliar rupiah. Jadi selama satu tahun itu berarti kurang lebih 33 miliar rupiah sekian. Itu selama enam tahun disetor,” ungkap Suryani saat ditemui awak media di gedung Islamic Center, Senin (20/3/2023).
Ditanya, untuk Januari dan Februari apakah langsung dibayar? Suryani bilang, dana pinjaman ini langsung dipotong melalui DAU karena MoU di Kemenkeu juga disebutkan demikian.
“Jadi anggaran DAU yang masuk disini juga langsung dipotong dengan pinjaman PEN. Untuk bulan Maret ini sudah tiga kali dipotong. Maksud saya, anggaran DAU yang masuk itu dipotong PEN dulu baru disalur baru dipotong perbulan sebesar 2,7 miliar,” tandas Suryani. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!