Fahmy menambahkan, jumlah RTLH yang akan diibangun tahun ini sesuai dengan berkas atau dokumen yang masuk. “Jadi kami belum bisa pastikan berapa banyak masyarakat, ASN dan honorer yang menerima bantuan ini,” tukasnya.
Sementara sesuai data yang diterima dari Dinkes Pulau Morotai, jumlah penderita stunting hingga 2023 ini sebanyak 320 KK, tersebar di enam (6) Kecamatan.
“Jadi 320 KK itu yang disiapkan untuk diberikan bantuan oleh Perkim. Prioritas utama adalah masyarakat yang menderita stunting,” tambahnya.
Sedangkan untuk jumlah ASN dan honorer yang menerima bantuan RTLH ini lanjut Fahmy, yakni sesuai dengan data yang masuk di Dinas Perkim yaitu sebanyak 300 orang lebih.
“Tapi ASN dan honorer yang menerima bantuan ini minimal mereka yang sudah menikah dan mereka sudah menjadi pegawai selama 5 tahun lebih, baik itu ASN maupun honorer,” pungkasnya. (RF-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!