Halek juga mengaku, pembangunan jembatan darurat tersebut adalah inisiatif pihak pengendara organda Oba Selatan yang memiliki kepentingan di sekitar wilayah tersebut.
“Harapan masyarakat agar segera dilakukan perbaikan oleh Pemprov, kalau tidak di perbaiki akses masyarakat dipastikan terputus, sehingga berdampak pada akses ekonomi,” tutur Halek.
Menanggapi persoalan serius ini, Kepala Dinas PUPR Malut, Saifuddin Jhuba mengatakan, jembatan tersebut akan segera di bangun pada tahun ini dengan pola Multiyears (MY).
Mantan Pj Bupati Halmahera Utara (Halut) juga mengaku bahwa kerusakan jembatan penghubung kedua desa ini sudah dilaporkan oleh masyarakat Oba Selatan.
“Saya sudah perintahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar segera diakomodir, makanya jembatan tersebut diakomodir pada proyek tahun jamak atau multiyears tahun ini,” tandas Saifuddin, Selasa (21/2/2023).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!