Tidore, Maluku Utara- Ancaman abrasi kini dialami dua desa di Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Masing-masing Desa Somahode dan Desa Oba. Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan yang dicover Haliyora.id menyebutkan, tanggul penahan ombak di Desa Somahode ambruk akibat dihantam gelombang tinggi pada Senin (9/10/2023).
Bukan hanya abrasi, akibatnya gelombang pasang itu pula menyapu beberapa rumah yang berada di pinggiran pantai desa tersebut. Sementara di Desa Oba, akibat hujan, pemukiman warga terendam air yang meluap dari Kali Kolano yang berada persis di pinggiran desa setempat.
“Di Desa Somahode itu kemarin terjadi abrasi pantai sehingga masyarakat membuat tanggul darurat, sementara di Desa Oba, luapan air kali mencapai lutut orang dewasa memasuki pemukiman warga,” kata Kepala BPBD Kota Tikep, Muhammad Abubakar, Selasa (10/1/2022).
Dirinya juga mengapresiasi pemerintah desa baik Somahode maupun Oba yang tanggap menangani persoalan yang serius ini.
“Saya sebagai Kepala BPBD memberikan apresiasi soal inisiatif yang dilakukan masyarakat dan Kades dalam penanganan masa transisi pasca bencana mitigasi bencana,” ucapnya.
Dirinya juga berjanji dalam waktu dekat akan turun mengecek langsung desa-desa mana saja yang terdampak akibat angin kencang dan gelombang pasang selain dua desa tersebut.
“Kita akan menginventarisir semua masalahnya, dan berkoordinasi dengan Pemdes setempat. Soal kerugian, kita belum mendapatkan infonya. Untuk sementara ini baru dua desa yang dilaporkan mengalami bencana. Sehari dua kami akan datang ke desa-desa yang terdampak bencana tersebut, serta kami akan melakukan mitigasi bencana,” pungkasnya. (YH-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!