Tahun Depan, Dinas PUPR Malut Bakal Atasi Penanganan Sampah di Sofifi

Sofifi, Maluku Utara- Foto tumpukan sampah berserakan di ruas jalan kilometer 40 yang sudah berulang kali viral di media sosial mendapat respon dari Dinas PUPR Maluku Utara (Malut).

Kepala Dinas PUPR Malut, Saifuddin Juba, mengakui bahwa penanganan sampah di Kota Sofifi menjadi persoalan urgen yang dihadapi saat ini oleh pemerintah. Meski begitu, ia berjanji penanganan masalah sampah akan tuntas di tahun 2023 mendatang.

“Ini menjadikan salah satu fokus Dinas PUPR pada tahun 2023, salah satunya adalah dengan menfungsikan Tempat Pembuangan Akhir atau TPA yang berlokasi di Tabadamai, Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat. Untuk itu, kita perlu berkoordinasi dengan Pemkab Halmahera Barat,” kata Saifuddin Juba beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA  Seorang Remaja di Kota Ternate Ditemukan Tewas Gantung Diri

Mantan Pj. Bupati Halmahera Utara (Halut) ini juga mengakui bahwa salah satu penyebab tidak berfungsinya TPA Tabadamai dengan baik karena tidak didukung dengan fasilitas jalan yang memadai menuju TPA.

“Kita sudah mengalokasikan anggaran TPA pada APBD 2023,” jelasnya.

Kendati begitu, Saifuddin tidak merincikan secara gamblang besaran anggaran yang dialokasikan untuk penanganan sampah di Ibu Kota Provinsi Maluku Utara itu.

Sekedar informasi, TPA Tabadamai dibangun pada tahun 2017 dan 2018 dengan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 19 miliar. TPA ini rencananya akan dibuat TPA regional karena tidak hanya dipakai menampung sampah dari Halmahera Barat saja, tapi juga menampung sampah dari Sofifi.

BACA JUGA  Pemprov Rencana Pinjam ke Bank, Ini Tanggapan Komisi IV DPRD Malut

Sebelumnya, penanganan sampah di Sofifi juga mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) yang notabene adalah wilayah kerjanya.

Pemkot Tikep berdalih, masalah penanganan sampah di Sofifi menjadi perhatian bukan hanya pemerintah, namun juga dari kalangan masyarakat. Agar sampah tidak menumpuk di kawasan kilometer 40, Pemkot Tikep mengimbau kepada warga khususnya di Sofifi untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat terutama area tersebut.

“Di tahun 2023, ada penambahan 1 unit armada pengangkut sampah, 1 unit kontainer sampah serta penambahan petugas pengelola sampah. Inshaa Allah tahun depan masalah sampah di Sofifi bisa diatasi,” kata Sekretaris Kota Tikep, Ismail Dukomalamo kepada haliyora.id di edisi 30 Oktober lalu. (Sam-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah