Halsel, Maluku Utara– Sebuah KapaL Motor (KM) bermuatan 289 penumpang dan 13 awak kapal bernama KM. Marin Teratai mendadak mengalami mati mesin di perairan Tokaka, Gane Barat Halmahera Selatan pada Senin (1/8/2022) sekitar pukul 16.15 WIT pagi tadi. Seluruh penumpang telah dievakuasi ke pelabuhan Babang, Halmahera Selatan.
Kapal rute Babang-Ternate ini mengalami mati mesin ketika hendak berangkat dari pelabuhan Bastiong Ternate menuju Babang Halmahera Selatan. Yang bikin merinding, KM. Marin Teratai mengalami mati mesin pada koordinat 0°10.164 S/127°36.796 E, titik lokasi yang tak jauh dari lokasi karamnya KM. Cahaya Arafah pada 18 Juli lalu.
“Jadi, kapal Marin Teratai tujuan Babang mengalami trouble mesin di perairan Tokoka dekat lokasi tenggelamnya kapal Cahaya Arafah. Pada pukul 18.45, mesin kapal hidup dan selanjutnya dipandu oleh ruber boat milik UPP Babang untuk menurunkan penumpang di pelabuhan Dolik,” kata Kepala UPP kelas II Babang, Rosihan Gamtjim kepada Haliyora, Senin (01/08/2022).
Rosihan menjelaskan, setelah diturunkan di pelabuhan Dolik, penumpang selanjutnya dievakuasi menggunakan KM. Satria 99 Express dan tiba pada pukul 11.25 WIT siang tadi di pelabuhan Babang.
“Penumpang diturunkan ke pelabuhan Dolik, dan selanjutnya dievakuasi ke pelabuhan Babang oleh kapal Satria 99 Expres dan tiba di Babang pada pukul 11.25 WIT siang tadi,” terangnya.
Ia menambahkan, seluruh penumpang yang dievakuasi ini tiba dengan keadaan selamat. “Alhamdulillah dalam kondisi baik dan seluruh muatan kapal juga aman,” pungkasnya. (Asbar-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!