KPPN Ternate Salurkan SPM 188 Satuan Kerja, 16.638 Orang Siap Terima Gaji Ke-13

Ternate, Maluku Utara- Kantor Pelayanan Pajak Negara (KPPN) Ternate membawahi 190 Satuan Kerja. Pada hari pertama, sebanyak 188 Satuan Kerja mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) gaji 13 atau 98,95 persen, tersisa dua satuan kerja yang belum mengajukan SPM.

Kepada Haliyora, pada Jum’at (01/07/2022), Kepala KPPN Ternate, Rochmad Arif menjelaskan, dua satuan kerja yang belum mengajukan SPM itu lantaran terkendala perubahan pejabat perbendaharaan di internal satuan kerja serta beberapa operatornya berhalangan (sakit).

“Tersisa dua satuan kerja yang mengalami kendala pengajuan SPM, karena ada perubahan pejabat perbendaharaan masing-masing satuan kerja serta operatornya sakit sehinga terlambat mengajukan SPM untuk pembayaran Gaji ke-13 tepat waktu yakni di awal Juli 2022 hari ini,” terang Rohmad.

BACA JUGA  45 Lapak di Belakang Mall Jatiland Siap Ditempati Pedagang

Dikatakan, total Gaji 13 yang disalurkan pada 01/ Juli 2022 sebesar Rp 59,25 Miliar dari total pengajuan 464 SPM pada hari pertama untuk 16.638 penerima yang gajinya dikelola oleh KPPN Ternate.

“Nilai gaji 13 yang diterima masing-masing penerima itu terdiri atas komponen Gaji induk-13, Gaji PPPK-13, PPNPN-13 dan Tunjangan Kinerja-13, Jadi dari sebanyak 464 SPM yang diajukan dan dibayarkan pada hari pertama, (01 Juli) itu totalnya sebesar Rp 59,25 Miliar. KPPN selalu siap dan sangat merespons kebijakan strategis nasional termasuk penyaluran Gaji-13 tahun 2022 ini,” bebernya.

BACA JUGA  Asosiasi Kades Pulau Obi Kecam Sikap PT. Harita Terkait Jalan Lingkar

Rochmad berharap agar hak Gaji-13 tersebut dapat diajukan sesegera mungkin. Sebab sudah menjadi komitmen Pemerintah bahwa Gaji-13 sebagai wujud penghargaan atas kontribusi dan pengabdian aparatur negara dan para pensiunan dalam menangani pandemi melalui berbagai pelayanan masyarakat, serta tugas-tugas lain yang dijalankan tanpa mempedulikan apapun resikonya.

“Penyaluran Gaji-13 ini juga diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian di lingkup regional Maluku Utara karena dapat menggerakkan perputaran ekonomi di masyarakat,” ujarnya. (Arul-1)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah