Sanana, Maluku Utara- Istihadi, salah satu warga Baleha meminta kepada BPBD Sula agar para pengungsi korban banjir di Desa Baleha dipulangkan ke rumah masing-masing meski dalam status pengawasan.
Menurut Istihadi, warga pengungsi meminta pulang dengan alasan suami dan anaknya tidak terurus.
“Ada warga yang mengungsi karena banjir minta agar BPBD pulangkan mereka ke rumah masing-masing dengan alasan anak dan suami tidak terurus. Namun mereka juga minta agar tetap lakukan pengawasan mengingat cuaca belum kondusif,” ujar Istihadi kepada Haliyora, Kamis (20/6/2022).
Hal yang sama dikeluhkan Rosida, salah satu ibu rumah tangga korban banjir di desa Baleha. Ia meminta dipulangkan ke rumahnya karena anaknya yang harus sekolah.
“Torang minta Pa Kalak BPBD izinkan torang pulang ke rumah, karna torang juga mau daftarkan anak ke SD, SMP maupun SMA, karena tanggal 4 Juli sudah masuk tahun ajaran baru. Mungkin sudah terlambat kaapa,” ujarnya.
Terpisah, Kalak BPBD Kepulauan Sula, Buhari Buamona saat dikonfirmasi meminta para warga korban banjir agar tetap bersabar.
“Saya juga tahu bahwa ini sudah mau idul Adha, dan ibu-ibu punya anak mau sekolah, namun keadaan seperti ini kita belum bisa izinkan ibu-ibu untuk kembali ke rumah. Kita harus bersabar menunggu sampai kondisi alam benar-benar stabil,” imbuhnya.
Buhari mengatakan, soal anak yang akan masuk ke sekolah baik SD, SMP maupun SMA akan dikumpulkan di Posko pengungsi untuk melakukan pendaftaran.
“Kita akan kordinasi supaya pendaftaran anak sekolah bagi korban banjir ini berkumpul di Posko pengungsi untuk didaftarkan ke sekolah,” kata Buhari. (Sarif-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!