Seorang Warga Morotai Dilarikan ke RS Usai Divaksin Boster

Morotai, Maluku Utara- Seorang warga di Pulau Morotai bernama Dahrul Salim (25) asal Desa Nakamura Kecamatan Morotai Selatan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno, Jumat (17/6/2022) kemarin, usai divaksin dosis Boster.

Kejadian bermula ketika Dahrul (25) yang kesehariannya bekerja sebagai Linmas di Desa Nakamura itu hendak mengikuti upacara setiap bulan berjalan di SD Negeri 120 Daruba.

Hanya saja, dalam perjalannya Dahrul dicekal oleh tim vaksinasi Covid-19 tepatnya di depan SPBU Kilo 3 Desa Daruba. Kepada tim vaksin, Dahrul mengaku sudah divaksin sebanyak tiga kali. Sayangnya, pengakuan Dahrul itu tidak diakui tim vaksinasi lantaran Dahrul tidak membuktikan surat keterangan yang menyatakan dirinya telah divaksin dosis ke-tiga. Alhasil, Dahrul pun kembali divaksin dosis tiga. Padahal, dari sumber dan keterangan yang diperoleh wartawan, memang benar Dahrul sudah divaksin dosis tiga yaitu pada tanggal 7 April 2022.

Kejadian ini juga dibenarkan Kepala Desa Nakamura, Takid Arsad. Kepada Haliyora malam tadi, Takid menceritakan sebelum kejadian terjadi, korban (Dahrul) bersama aparat desa lainnya hendak pergi mengikuti upacara setiap bulan berjalan di SDN 120 Daruba. Korban selanjutnya diperintahkan balik ke Nakamura untuk menjemput aparat desa lainnya yang masih menunggu di kantor desa.

BACA JUGA  PDIP Optimis MAJU Menang di Pilwako Ternate

“Karena orang yang saya suruh tadi lama baliknya, saya merasa khawatir. Lalu saya dan beberapa aparat desa menyusulnya. Ternyata kami menemukanya sudah lemas. Saya langsung marah-marah ke tim vaksinasi, kenapa dia divaksin lagi, dia sudah divaksin ketiga itu baru tiga bulan lalu. Seandainya terjadi sesuatu, siapa yang bertanggungjawab lalu. Mereka bahkan seenaknya menjawab bawa saja ke dokter rumah sakit,” katanya kesal.

Baru saja tiba dirumahya, kata Takid, Dahrul langsung terlihat lemas dan pucat pasi. Melihat kondisi Dahrul itu, Takid lalu bergegas membawa lari Dahrul ke RSD Ir Soekarno Morotai menggunakan mobil untuk mendapatkan penanganan medis.

“Saya lihat mukanya sudah merah dan terlihat lemas, saya sarankan dia untuk minum air kelapa muda tapi belum sempat diminum karena kondisi tubuhnya lemah sekali. Setengah jam kemudian orang tuanya telepon saya sambil bilang, pak kades jangan bagitu, anak saya tadi tidak apa-apa tapi kok sudah seperti ini bagaimana, saya langsung bergegas bawah ke rumah sakit,” urai Takid.

Sementara itu, dokter RSUD Ir Soekarno Morotai, Scriven Warouw, yang dikonfirmasi Haliyora mengungkapkan, saat ini Dahrul masih dalam perawatan tim medis. Namun saat awal ditangani pasien dalam kondisi lemah dan tidak merespon.

BACA JUGA  Pesimis di 100 Hari Kerja

“Jadi pas waktu masuk, kami melihat pasien matanya masih terbuka, tapi tidak merespon. Kami mencoba beri rangsangan tapi tidak juga merespon. Jadi bisa dikatakan pasien mengalami penurunan kesadaran. Nah, pada saat kita periksa tanda-tanda vital ternyata tensi darahnya naik tinggi 150/100,” akui dr. Scriven Warouw, (17/6/2022)

Menurut Scriven Warouw , kemungkinan Dahrul terkena gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI sehingga mengalami hipertensi.

“Saya belum bisa pastikan penyebabnya karena vaksin atau apa, karena waktu kejadian saya tidak ditugaskan bersama tim vaksinasi itu,” aku dr. Scriven Warouw.

Scriven Warouw menjelaskan, biasanya bagi penerima atau pasien yang divaksinasi, saat divaksin tidak langsung mengalami sakit begitu saja, namun gejalanya akan muncul 15 sampai 30 menit pasca divaksin.

“Biasanya kalau pasien sudah dipulangkan ke rumah itu kan berarti observasi sekitar 15-30 menit sesuai SOP-nya. Menurut keluarganya, pasien tidak ada keluhan apa-apa. Cuma waktu pulang setelah divaksin tadi, dia mengeluh pusing dan tiba-tiba sudah tidak ada respon. Waktu dibawa ke RS dan dikasih obat hipertensi, pasien langsung sadar,” terang Scriven Warouw. (Tir-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah