Morotai, Maluku Utara- Pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri Pulau Morotai, Sobeng Suradal di salah satu media online dikecam Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Morotai. APAK geram dan menuding pernyataan Sobeng tidak profesional lantaran menyebutkan Ormas anti korupsi itu tidak memahami dan menguasai substansi masalah.
“Kejari seharusnya memberikan apresiasi untuk kita karena telah menyampaikan adanya dugaan korupsi ini, bukan malah menyudutkan kami dengan argumentasi harus mengumpulkan data-data lalu dilaporkan. Kami ini mahasiswa bukan BPK atau KPK dan kita punya tugas dan fungsi masing masing, ” geram Aswan Kharie, koordinator APAK kepada Haliyora, Kamis (9/06/2022).
Aswan juga menyayangkan sikap apatis orang nomor satu di Kejari Pulau Morotai itu dalam menanggapi tuntutan yang disampaikan APAK. Saking geramnya, Aswan lantas menyarankan agar Kajari Sobeng Suradal mempelari ulang regulasi PP Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberiaan Penghargaan dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi.
“Kita dapat memberikan laporan atau informasi dalam dua cara yaitu secara lisan atau tulisan, dan kami menyampaikan isu dengan cara kami sebagai mahasiswa, yakni di atas mimbar demonstrasi, bukan malah demonstrasi dianggap kami tidak paham, membuat kondisi daerah menjadi gaduh. Oleh karena itu, Kejari juga harus konsisten dengan zona integritas wilayah bebas korupsi,” tandasnya.
Sebelumnya, penggiat anti Korupsi APAK melakukan aksi unjuk rasa mendesak Kejari Pulau Morotai mengusut dugaan korupsi atas penyelewengan anggaran insentif petugas medis penanganan Covid-19 tahun 2020 serta menyidik utang Pemkab Pulau Morotai sebesar Rp 9 miliar pada program RTLH tahun 2021.
Selain meminta pengusutan beberapa persoalan tersebut, APAK juga mendesak kepada DPRD Pulau Morotai membentuk Pansus untuk mengusut penyelewengan kekuasaan oleh Bupati Benny Laos selama lima tahun terakhir serta mendesak pejabat Bupati, M. Umar Ali mencopot Kepala Dinas Kesehatan, Jullys Giscard Croons, dan Kaban Keuangan, Suryani Antarani.(Tir-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!