Ternate, Maluku Utara- Pemerintah Kota Pemkot Ternate menunda sejumlah program dan kegiatan yang dinilai memakan anggaran yang besar. Itu dilakukan dalam mengantisipasi kondisi keuangan daerah.
Namun, Komisi II DPRD Kota Ternate mendesak agar pemerintah tidak menunda program penting yang dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena ketika program OPD tidak berjalan maka dapat mempengaruhi PAD Kota Ternate.
Hal itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Sudarno M. Taher saat diwawancarai Haliyora, Senin (14/03/22).
Kata Sudarno, banyak program dan kegiatan sejumlah OPD di Kota Ternate belum berjalan sama sekali, padahal triwulan pertama 2022 sudah hampir habis.
“Yang sudah berjalan mungkin program-program rutinnya saja, seperti belanja pegawai dan gaji. Sementara program kegiatan fisik belum berjalan. Padahal itu bisa mempengaruhi PAD,” ungkapnya.
Sudarno menyebutkan program fisik yang dapat meningkatkan PAD seperti pengadaan portal di Dinas Perhubungan belum dilaksanakan. Padahal itu sangat bagus untuk memasukkan PAD.
“Pengadaan portal itu dipending dengan alasan menjaga kondisi keuangan, sementara menurut BPKAD sejumlah program yang makan biaya besar harus dipending, termasuk pengadaan portal,” pungkasnya. (Wan-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!