Halsel, Maluku Utara- Belum sampai sebulan dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan (Sekda Halsel), Ir. Saiful Turui mulai berulah.
Ia disebut merobek SK milik Riski Triandini (Kiki), salah satu staf Inspektorat Halsel baru dilantik. Aksi robek SK pegawai oleh Sekda tersebut mendapat perhatian serius Bupati Halsel Usman Sidik.
Kini Usman membentuk tim investigasi untuk mengusut kebenaran atas perobekkan SK oleh Sekda.
Kepada sejumlah wartawan, Usman menegaskan tak segan menonaktifkan Saiful dari jabatan Sekda jika hasil penelusuran investigasi mengungkap kebenaran aksi perobekan SK Kiki.
“Tapi sampai dibentuk tim investigasi belum ada rekomendasi nonaktifkan Sekda, sehingga Sekda masih beraktivitas (Berkantor) seperti biasa,” kata Usman kepada sejumlah wartawan di ruang rapat kantor Bupati lantai II, Kamis, (30/12/2021).
Usman menilai perbuatan yang dilakukan Sekda mencederai marwah pemerintahan.
“Saya, sempat kaget mendengar informasi dan berita yang beredar luas soal aksi robek SK staf Inspektorat yang dilakukan Sekda ini. Itu perbuatan yang memalukan, padahal jabatan Sekda merupakan Pembina Pegawai Kabupaten (PPK),” tutur Usman.
Menurutnya, sebelumnya SK Kiki staf Inspektorat itu sudah ditandatangani Sekda pada 17 Desember lalu. “Anehnya pada Jum’at (24/12) malam, pak Sekda menghadap ke saya di kediaman, Desa Papaloang meminta penerbitan SK Kiki yang baru dan ditempatkan pada jabatan yang sama di Kesabangpol.
“Sebenarnya ada apa di balik semua ini. Ternyata puncaknya ada kejadian aksi robek SK Kiki yang dilakukan Sekda dihadapan staf Inspektorat. Mengapa SK staf saja harus dirobek, kalau sudah ada SK terbaru yang diterbitkan BKPPD ya sudah tinggal dibatalkan saja, untuk apa melakukan aksi menyobek SK staf, ada apa dibalik aksi robek SK Kiki yang dilakukan pak Sekda,” ungkap Usman heran.
Diketahui, aksi robek SK Kiki (Staf Inspektorat) itu dilakukan Sekda Halsel Saiful Turuy pada Sabtu sore (25/12/2021) di ruangan rapat Inspektorat.
Dikonfirmasi terpisah pada Kamis (30/12/2021), staf khusus Bupati yang juga Ketua Tim Investigasi, Dr. Muamil Sunan mengaku sudah meminta keterangan enam saksi atas aksi robek SK Kiki yang dilakukan oleh Sekda Halsel Saiful Turuy.
“Sudah enam saksi diperiksa. Tadi juga tim memanggil pak Sekda untuk dimintai keterangan,” terangnya.
Meski begitu, Muamil belum menanggapi pertanyaan wartawan terkait keterangan saksi yang diperiksa tim investigasi bersama Kepala BKPPD Halsel. (Asbar-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!